admin@jombang.mujatim.or.id
Jombang
cropped-favicon-1

Majelis Ulama Indonesia Mojokerto

Home » Berita  »  Selenggarakan Bimbingan Tilawah Al-Quran untuk Tingkatkan Kualitas Bacaan Guru Agama
Selenggarakan Bimbingan Tilawah Al-Quran untuk Tingkatkan Kualitas Bacaan Guru Agama
Selenggarakan Bimbingan Tilawah Al-Quran untuk Tingkatkan Kualitas Bacaan Guru Agama

[Jombang, 31/7/2024] – Masjid Assami’ Bulak, Mojokrapak, menjadi saksi pelaksanaan Bimbingan Tilawah Al-Quran yang diselenggarakan oleh Komisi Seni Budaya Islam Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kabupaten Jombang, pada Sabtu (22/6). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru agama dalam membaca al-Quran dengan nada yang tartil dan merdu, sehingga bisa menyentuh hati para pendengarnya.

Dimulai pukul 08.00 WIB, acara ini dihadiri oleh perwakilan guru-guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan guru-guru Diniyah dari berbagai penjuru Kabupaten Jombang. Antusiasme para peserta terlihat jelas ketika mereka berkumpul untuk mendapatkan bimbingan intensif yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas bacaan al-Quran mereka.

Ketua Komisi Seni Budaya Islam, Suwasis, S.Pd., MM., dalam sambutannya menekankan pentingnya kemampuan tilawah bagi para pengajar agama. "Kami ingin memastikan bahwa para guru tidak hanya mampu membaca al-Quran dengan benar secara tajwid, tetapi juga dengan tartil dan nada yang indah. Bacaan yang menyentuh dapat memberi dampak besar dalam pembelajaran agama di tengah masyarakat," ujar Suwasis.

Acara ini secara resmi dibuka oleh KH. Ilham Rohim, MHI, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum DP MUI Kabupaten Jombang. Dalam sambutannya, KH. Ilham Rohim menyoroti betapa pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap al-Quran di kalangan umat Islam. “Al-Quran bukan hanya kitab suci yang dibaca, tetapi juga dihayati. Melalui tilawah yang indah, tidak hanya pahala yang kita raih, tetapi juga dapat menenangkan hati dan menginspirasi pendengarnya,” tuturnya.

Bimbingan tilawah ini menghadirkan ustadz Dzainal Muhammad CH sebagai narasumber utama. Ustadz Dzainal, yang dikenal sebagai qari' tingkat nasional, membagikan ilmu dan pengalamannya kepada para peserta. Ia memberikan materi tentang dasar-dasar tajwid, makharijul huruf (tempat keluarnya huruf), serta praktik nagham atau melodi tilawah, yang merupakan elemen penting dalam memperindah bacaan al-Quran. Para peserta diajak mempraktikkan langsung berbagai teknik tilawah yang telah diajarkan dengan bimbingan langsung dari ustadz Dzainal.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik intensif. Dengan suasana yang khusyuk, para guru dengan tekun mencoba memperbaiki bacaan mereka di bawah arahan ustadz Dzainal.

Setelah kegiatan berakhir, harapan besar tertuju kepada para peserta untuk dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh dalam aktivitas mengajar sehari-hari. Kegiatan Bimbingan Tilawah Al-Quran ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi Qurani, yaitu generasi yang tidak hanya fasih dalam membaca al-Quran, tetapi juga mampu melantunkannya dengan indah dan penuh penghayatan.

Dengan kegiatan seperti ini, MUI Kabupaten Jombang menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama, khususnya dalam hal tilawah al-Quran, di kalangan para guru. Langkah ini dianggap sangat penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai al-Quran dapat terus ditanamkan dan disebarkan kepada masyarakat luas dengan cara yang lebih efektif dan menyentuh hati.

"Salah satu bentuk eksploitasi yang paling sering terjadi adalah memperkerjakan anak di bawah umur atau memanfaatkan mereka untuk kepentingan ekonomi keluarga. Ini sangat bertentangan dengan undang-undang perlindungan anak di Indonesia," tegasnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan teknologi dan media sosial. "Orang tua perlu berdiskusi dengan anak-anak mereka tentang bahaya yang ada di dunia maya, serta memberikan waktu yang cukup untuk istirahat dan bermain agar anak tidak kehilangan masa kecilnya," tambah Millah.

Respons Positif Masyarakat

Sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait topik-topik yang dibahas. Banyak dari mereka yang memberikan apresiasi atas materi yang disampaikan dan merasa tercerahkan dengan informasi yang baru mereka terima.

Salah satu peserta, Bapak Slamet, yang juga seorang tokoh masyarakat, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini, kami jadi lebih paham tentang bagaimana melindungi keluarga dari kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi anak," ujarnya.

Komitmen MUI dalam Mewujudkan Masyarakat Aman

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jombang dalam menciptakan masyarakat yang lebih aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Sosialisasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa dalam mengedukasi masyarakat.

Dengan meningkatnya kesadaran publik mengenai isu-isu penting ini, diharapkan angka kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, serta eksploitasi anak di Jombang dapat berkurang, dan masyarakat semakin proaktif dalam melindungi kelompok rentan.[pgn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *